Perusahaan dirgantara Airbus memperkenalkan kendaraan electric vertical take-off and landing (eVTOL) CityAirbus Nextgen yang mengusung konsep “lift and cruise” . Kendaraan terbang ini diklaim cocok untuk penggunaan di kota-kota besar.
Dilansir Carscoops, dimensi CityAirbus Nextgen bisa dibilang cukup besar dengan sayap berukuran 12 meter. Namun, sayap permanen dan ekor berbentuk V didesain agar tidak menimbulkan suara berisik saat terbang. Airbus mengklaim kendaraan listrik tersebut bisa mencapai kecepatan hingga 120 km/jam.
Delapan baling-baling bertenaga elektrik memungkinkan kendaraan prototipe ini terbang secara vertikal dari daratan, lalu bergerak secara horisontal di udara. Airbus menargetkan jarang tempuh hingga 80 km yang dinilai cocok untuk penggunaan di dalam kota. Di dalam kendaraan tersebut nantinya ada seorang pilot dan tiga penumpang.
Airbus berkomitmen untuk menetapkan standar keselamatan tertinggi, dan bekerja dengan pihak-pihak terkait agar CityAirbus NextGen bisa mengangkut penumpang secara aman dan nyaman. Meskipun nantinya akan mengadopsi fitur penerbangan otomatis, saat beroperasi awal-awal akan membutuhkan pilot untuk memastikan teknologi bekerja sama sebagaimana mestinya.
Pusat Pengujian Kendaraan Terbang eVTOL
Airbus juga memperkenalkan pusat pengujian Donauwoerth, Jerman. Lokasi tersebut akan dikhususkan untuk menguji kendaraan eVTOL.
Sudah beroperasi sejak Desember, lokasi ini dipersiapkan untuk percobaan terbang perdana CityAirbus NextGen yang dijadwalkan akhir tahun 2024. Airbus akan menguji motor electric, rotor, pengendalian terbang, avionics, dan sistem penting lainnya.

