Nissan mengumumkan harga baru untuk mobil listrik Ariya, dengan harga mulai dari Rp 636 juta untuk varian penggerak roda depan. Harga tersebut lebih murah Rp 55 juta dibandingkan dengan banderol harga tahun 2023. Nissan menyatakan bahwa penyesuaian harga perlu dilakukan agar lebih menarik kepada banyak konsumen.
Dilansir Motortrend, potongan harga terbesar bahkan menyentuh angka Rp 93 jutaan untuk varian Nissan Ariya yang lain.
“ Seiring dengan berkembangnya pasar kendaraan listrik, penyesuaian harga Nissan Ariya pada tahun 2024 akan meningkatkan daya saing dan kami bisa memberikan nilai terbaik kepada konsumen,” ungkap Trisha Jung selaku Direktur Senior Strategi dan Transformasi EV Nissan Amerika Serikat.
Nissan Hilangkan Varian Tertentu
Nissan bahkan menghilangkan varian Platinum all wheel drive yang ditawarkan pada 2023 silam. Belum diketahui dengan pasti apakah ada pengurangan ongkos produksi yang membuat Nissan menjalankan strategi pemangkasan harga atau memang mengurangi profit.
Meskipun pemangkasan harga cukup besar, jarak tempuh yang ditawarkan mobil listrik Ariya 2024 dengan Ariya 2023 masih sama. Satu hal yang menarik dari Ariya adalah bisa menggunakan jaringan supercharger milik Tesla dengan menggunakan adapter tambahan. Pada tahun 2025 mendatang, mobil listrik Ariya akan menggunakan port NACS sehingga tidak perlu menggunakan adapter tambahan saat menggunakan jaringan supercharger Tesla.

