Porsche terus memadukan seni, warisan, dan inovasi di Singapura dengan berkolaborasi bersama seniman ternama Red Hong Yi untuk ART SG 2025. Kali ini, mereka menghadirkan instalasi berjudul “The Red Thread: Past, Present, Future”, sebuah karya multi-dimensi yang mengajak pengunjung merefleksikan hubungan antara waktu, identitas, dan warisan.
Instalasi sepanjang sembilan meter ini terinspirasi dari 60 warna merah dalam katalog Porsche Paint-to-Sample sebagai penghormatan atas ulang tahun ke-60 Singapura pada 2025. Warna-warna legendaris seperti Peru Red, Guards Red, dan Carmine Red melambangkan kesinambungan inovasi Porsche. Dua cermin di sisi instalasi menciptakan efek tak berujung, menggambarkan kesinambungan waktu dan mengundang pengunjung mempertanyakan peran masa lalu dan masa depan dalam perjalanan hidup mereka.
Filosofi Desain Porsche
Dalam karyanya, Red Hong Yi memasukkan filosofi desain Porsche 911 yang abadi melalui simbol “Red Thread”. Karya ini mengubah pengunjung dari sekadar pengamat menjadi partisipan aktif, mencerminkan bahwa hidup adalah perjalanan pilihan tanpa awal atau akhir yang jelas.
Yannick Ott, Direktur Marketing Porsche Asia Pacific, menyatakan bahwa kolaborasi ini menunjukkan dedikasi Porsche terhadap eksplorasi kreativitas baru. Menurutnya, ikon Porsche 911 generasi kedelapan menjadi bukti harmoni antara tradisi dan evolusi. Red Hong Yi menambahkan, “Bersama Porsche, kami menciptakan karya seni yang mencerminkan bagaimana masa lalu membentuk masa kini dan menginspirasi masa depan.”
Karya ini akan dipamerkan di ART SG 2025, pameran seni terbesar di Singapura, pada 17–19 Januari 2025 di Marina Bay Sands Expo. Porsche Studio Singapore juga akan menampilkan mobil seni 911 Dakar karya Chris Dunlop dan diskusi panel bertema “Driving Tomorrow”.

