Mazda RX-7 merupakan salah satu mobil yang menjadi incaran modifikator. Tak heran jarang terlihat RX-7 dalam keadaan standar. Namun, terkadang ada modifikasi yang benar-benar berbeda. Bahkan Mesin rotary yang menjadi ciri khasnya dihilangkan.
Dilansir Carscoops, Mazda RX-7 yang satu ini menggunakan mesin V8 kepunyaan Chevrolet Camaro. Modifikasi eksterior memberikan isyarat bahwa mobil sport yang satu ini kini fokus untuk mengejar kecepatan puncak.
RX-7 kepunyaan Brandon Berry ini ditujukan untuk mengejar kecepatan puncak di Texas Mile. Body kit yang tersematkan mengoptimalkan aerodinamis.
Bumper depan diduga berasal dari Lamborghini Murcielago, lampu pop-up digantikan dengan headlight custom, perubahan eksterior merambah hingga ke side skirt, spion, sayap belakang, hingga bagian roda tertutup
Mazda RX-7 1987
Menurut Brandon, modifikasi berawal dari sasis Mazda RX-7 FC lansiran 1987. Mesin 1,3 liter twin-rotor 13B digantikan oleh mesin 5,7 liter LS1 V8 kepunyaan Chevrolet Camaro 2001.
Mesin tersebut ditungkatkan performanya melalui penyempurnaan kepala silinder dan camshaft custom, tenaganya kini mencapai 400 hp. Angka tersebut berbeda jaduh dibanding mesin rotary RX-7 standar yang menghasilkan 146 hp. Mesin V8 dipasangkan dengan transmisi manual 6-percepatan dari Borg-Warner T56.
Mazda RX-7 yang telah dimodifikasi tersebut belum diuji kecepatan puncaknya. Namun, mesin baru dan modifikasi eksterior yang fokus pada peningkatan aerodinamis bisa mengalahkan RX-7 dalam kendaraan standar pada jalur lurus.

