Bugatti memang akan meninggalkan mesin legendaris W16. Namun, mesin baru V16 akan hadir pada Juni mendatang tanpa menggunakan forced induction. Informasi terbaru soal mesin monster tersebut pun mulai terkuak sedikit demi sedikit.
Dilansir Motor1, Mate Rimac selaku CEO Bugatti-Rimac berbagi informasi tersebut saat Future of the Car Summit di London. Pria berusia 36 tahun tersebut mengatakan mesin V16 terbaru tidak akan mengandalkan turbocharger. Hal tersebut tentu sangat berbeda dengan yang produk Bugatti sebelumnya yang mengandalkan quad-turbo, yaitu Chiron, Veyron, dan EB110.
Mesin V16 dikatakan akan memiliki panjang 99,8 cm, sehingga lebih panjang 40,6 cm dibandingkan dengan mesin W16. Mesin W16 akan menemui ajalnya ketika produksi Mistral roadster dan Bolide berakhir. Sementara itu, mesin baru yang sedang dikembangkan sudah dipastikan akan mengadopsi sistem hybrid. Dan informasi resmi yang disampaikan baru sebatas ini saja.
Spekulasi Mesin V16 Bugatti
Namun, spekulasi pun mewarnai dunia maya. Majalah Jerman Auto Motor und Sport menyebutkan mesin V16 dikembangkan bersama Cosworth dan memiliki kapasitas 8,3 liter. Putaran mesin mencapai 9.000 rpm dan bekerja bersama dengan tiga motor elektrik. Gabungan semuanya menghasilkan tenaga 1.800 hp, jika hanya mesin konvensional yang bekerja, maka tenaganya sekitar 1.000 hp.
Dua motor elektrik diprediksi akan menggerakkan roda depan, sementara satu motor elektrik menggerakkan poros roda belakang.

