Mobil mungil dengan harga terjangkau merupakan kategori mobil yang terancam punah di Eropa, karena pabrikan mendapatkan untung yang tipis. Salah satu merek yang masih mempertahankan mobil mungil adalah Hyundai dengan i10 dan mobil listrik Inster.
Dilansir Carthrottle, Hyundai Inster merupakan versi listrik dari mobil bensin Casper yang sudah dijual di Korea selama beberapa tahun. Bentuknya yang kecil dan bersahabat dikembangkan berdasarkan regulasi tertentu, mirip dengan Kei car di Jepang.
Jika Casper menggunakan mesin bensin 1,0 liter, Inster dilengkapi motor elektrik tunggal yang bertugas untuk menggerakkan roda depan. Motor elektrik menghasilkan tenaga 96 bhp pada versi standar, sedangkan versi long range memiliki tenaga 113 bhp. Varian long range menawarkan jarak tempuh 355 km, dan juga dilengkapi teknologi vehicle-to-load yang berguna untuk menyalakan beragam peralatan elektronik.
Wujud Hyundai Inster
Inster mempertahankan wujud Casper, terutama pada bagian LED bulat. Desain lampu LED pun sepertinya terinspirasi dari Ioniq 5 dan 6.
Pada bagian kabin, Inster menggunakan digital instrument cluster berukuran 10,25 inci, begitu juga dengan layar infotainmentnya. Banyak material dalam kabin menggunakan botol plastik PET daur ulang, bahkan ada yang menggunakan tebu yang diekstrak, sedang komponen hitam mengilap pada bagian luar terbuat dari ban lama.
Mobil listrik Hyundai Inster akan meluncur pada pertengahan tahun, sedangkan versi Cross menyusul. Sayangnya, sampai saat ini belum ada bocoran informasi soal harga.

