Motor trail biasanya digunakan untuk menikmati jalur off road pada akhir pekan. Namun, motor trail yang berfungsi sebagai dual purpose juga bisa diandalkan untuk kendaraan sehari-hari.
Motor trail dual purpose bisa melewati jalanan aspal sekaligus jalanan tanah ketika bepergian ke lokasi kerja. Tentu dibutuhkan persiapan khusus saat melintasi rute on road menggunakan ban dual purpose.
Main Dealer Yamaha PT. Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu) berbagi tips menggunakan motor trail dual purpose untuk kendaraan harian :
1.Cek Kondisi Lampu
Perhatikan lampu depan, belakang, sein, hingga hazard. Pastikan semuanya berfungsi dengan baik agar tak kesulitan untuk melihat saat malam hari.
2.Periksa Kelengkapan Berkendara
Gunakan helm yang sesuai dengan standar, jaket, celana panjang, serta sepatu. Selain itu, kelengkapan lainnya yang harus dibawa adalah SIM dan STNK.
3.Gaya Berkendara yang Tepat
Saat menikung di jalanan aspal, gunakan teknik lean with the bike (tubuh pengendara sejajar dengan motor). Jika diperlukan teknik lean out, posisi tubuh tidak terlalu berlebihan (badan terlalu keluar dari body motor).
4.Kuasai Handlebar Lebar
Motor trail memiliki setang yang cukup lebar. Posisi tangan rileks dengan duduk menyesuaikan dengan tinggi badan, hindari terlalu maju dan ke belakang.
Jangan nekat bermanuver di antara kendaraan yang kondisinya berjarak sempit, karena berisiko tersangkut kendaraan lain.
5.Perhatikan Kondisi Ban
Lihat ketebalan kembangan ban , jangan lupa pastikan tekanan ban sesuai ukuran yang disarankan.
Hindari melakukan pengereman yang mendadak karena ban dual purpose yang tidak dirancang sepenuhnya untuk berkendara di jalanan on road.
6.Ekstra Hati-Hati Saat Musim Hujan
Jalanan cenderung lebih licin saat musim hujan. Jangan memacu motor terlalu kencang, serta jarak pengereman lebih jauh dibanding musim kemarau. Gunakan jas hujan model atasan dan celana yang terpisah.

