Hyundai Motor America mengidentifikasi 54.647 kendaraan yang diproduksi untuk pasar AS mengalami permasalahan pada komponen pompa bahan bakar. Komponen ini dapat mengalami kegagalan tanpa peringatan, sehingga hilangnya daya dorong.
Dilansir Autoevolution, Hyundai menguji 46 pompa bahan bakar, di mana 27 di antaranya diambil dari kendaraan yang dijual di AS. Insinyur Hyundai menemukan bahwa ketika terjadi kesalahan, kendaraan memasuki mode limp, yang membatasi akselerasi pada kecepatan di atas 97 kilometer per jam. Penyebab dari mode limp ini adalah masalah pada perangkat lunak ECM (Engine Control Module).
Hyundai juga menemukan masalah pada pompa bahan bakar bertekanan tinggi. Karena keausan bertahap pada plunger katup kontrol bahan bakar, bahan bakar berlebih dapat masuk ke pompa, yang akhirnya menyebabkan kegagalan pompa bahan bakar.
Hyundai kemudian meminta pemasok untuk memperbarui desain plunger tersebut. Komponen yang telah diperbarui mulai diproduksi pada 15 Oktober 2023, sementara Hyundai terus menyelidiki masalah ini. Hyundai menginstruksikan dealer di seluruh AS untuk memperbarui perangkat lunak ECM terlebih dahulu.
Mobil Hyundai yang Terdampak
Kendaraan yang terlibat dalam penarikan atau recall ini diproduksi antara 2019 hingga 2023, termasuk Hyundai Veloster N 2019-2022, Elantra N dan Kona N 2022-2023, serta Genesis G70 2019-2023. Semua kendaraan tersebut menggunakan mesin Hyundai Theta II 2.0 T-GDi, yang telah digantikan oleh Smartstream G2.0T. Model terbaru Genesis G70 2025, yang menggunakan mesin Smartstream G2.5T.

