PT NETA Auto Indonesia mengajak berbagai media nasional untuk menjajal NETA V-II dengan rute dalam kota Bandung ke Jakarta. Berlangsung dari 10 hingga 12 Juli 2024, para peserta diberikan kesempatan untuk merasakan berbagai fitur dan performa mobil listrik yang satu ini.

Saat masuk ke dalam kabin mobil, NETA V-II memberikan nuansa futuristis sekaligus minimalis. Layar multifungsi berukuran 14,6 inci dengan posisi vertikal mempermudah navigasi sekaligus mengakses berbagai fitur mobil. Sedangkan panel instrumen di depan pengemudi berukuran mungil cukup untuk memberikan berbagai data penting selama perjalanan. Nilai lebihnya, visibilitas pengemudi tidak terganggu.
Tuas transmisi terletak di belakang kanan lingkar kemudi, posisinya seperti tuas lampu sein mobil konvensional Jepang. Bagi yang belum terbiasa, tuas transmisi bisa tak sengaja terpakai ketika pengemudi berniat untuk menyalakan lampu sein. Sebagai informasi, tuas lampu sein NETA V-II terletak di sebelah kiri.
Driving mode NETA V-II bisa diakses melalui layar tengah. Pilihannya adalah Standard, Sport, dan One Pedal. Pengaturan lainnya adalah Energy Recovery dengan pilihan kecil, menengah, dan tinggi.
Perjalanan NETA V-II dari Bandung ke Jakarta
Setia mobil diisi oleh satu orang pengemudi dan tiga penumpang. Perjalanan dimulai dari jalan Cihampelas ke Kota Baru Parahyangan melalui jalan Tol Pasteur lalu keluar ke Padaralang. Usai beristirahat, perjalanan dilanjutkan ke Jakarta.
NETA V-II dilengkapi sistem Smart Driving dengan 9 fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), yang terdiri dari Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Front Vehicle Start Alert (FSA), Full- Speed Adaptive Cruise (ACC), Traffic Jam Assist (TJA), Integrated Cruise Assist (ICA), Lane Departure Warning (LDW), Emergency Lane Keeping System (ELKS), dan High Beam Assist (HBA).
Fitur yang cukup sering terpakai dalam Kota Bandung adalah TJA, mobil bisa melaju perlahan-lahan dan berhenti sambil mengikuti kemacetan arus lalu lintas. FCW pun sanggup memberikan peringatan jika terdapat potensi tabrakan dengan kendaraan di depan.
Saat memasuki jalan tol, saya mencoba menggunakan mode Sport dengan pilihan Energy Recovery tinggi. Neta V-II yang menggunakan motor elektrik bertenaga 70 kW atau setara 95 ps dengan torsi puncak 150 Nm memberikan performa akselerasi yang memuaskan untuk mobil listrik. Hanya saja, pengaturan Energy Recovery yang tinggi membuat sensasi berkendara kurang nyaman, seperti tersendat-sendat. Untuk pengendaraan yang nyaman cukup penggunakan Energy Recovery rendah atau menengah.
Rute jalan tol jadi momen yang tepat menggunakan ACC. Mobil bisa menyesuaikan kecepatan secara otomatis dengan kendaraan di depannya. Emergency Lane Keeping System (ELKS) dan Lane Departure Warning (LDW) memastikan mobil tetap berada di jalurnya dengan memberikan interupsi pada lingkar kemudi dan juga peringatan. Fitur ini bekerja jika markah jalan terbaca dengan jelas.
Konsumsi Listrik NETA V-II

NETA V-II menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 36,1 kWh dan mampu menempuh jarak hingga 401 km dalam sekali pengisian daya.

Saat berangkat dari Kota Bandung, indikator menunjukkan angka 99 persen, estimasi sisa jarak tempuh 400 km, dan trip 259,3 km. Sesampainya di dealer NETA Tebet, Jakarta, baterai tersisa 59 persen, estimasi sisa jarak tempuh 242 km, dan trip 412,6 km.
Perjalanan Bandung – Jakarta membutuhkan 153,3 km, menggunakan 40 persen dari baterai. Data yang ditunjukkan oleh layar adalah menggunakan 13.0 kWh untuk setiap 100 km.

