Toyota kembali membuat gebrakan di pasar otomotif dengan meluncurkan mobil listrik terbarunya, bZ3X, yang langsung diserbu peminat. Dalam waktu satu jam setelah peluncuran, 10.000 unit ludes terjual, menyebabkan server resmi Toyota sempat tumbang akibat lonjakan pesanan.
Dilansir Autoevolution, Toyota bZ3X hadir sebagai SUV listrik yang dikembangkan melalui kemitraan GAC Toyota. Mobil ini memiliki dimensi panjang 4.600 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.600 mm dengan desain modern dan ruang kabin yang lega.
Ditenagai satu motor listrik yang menggerakkan roda depan, bZ3X hadir dalam dua pilihan tenaga, yaitu 201 hp (204 PS) untuk varian standar dan 221 hp (224 PS) untuk versi lebih bertenaga.
Mobil ini juga menawarkan tiga pilihan baterai dengan jarak tempuh yang berbeda:
- 50,0 kWh – hingga 430 km
- 58,4 kWh – hingga 520 km
- 67,9 kWh – hingga 610 km
Seluruh angka tersebut berdasarkan uji coba China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Fitur dan Teknologi
Selain performa yang mumpuni, Toyota membekali bZ3X dengan teknologi canggih, termasuk sistem ADAS dan LiDAR yang disuplai oleh perusahaan China, Momenta. Sekitar 65% komponen mobil ini diproduksi oleh pemasok lokal.
Dari segi interior, bZ3X menawarkan pengalaman berkendara futuristik dengan:
- Layar digital 8,8 inci untuk instrumen panel
- Layar sentuh 14,6 inci berbasis chipset Snapdragon 8155
- Sistem audio Yamaha 11 speaker
Antusiasme Tinggi, Diskon untuk Pembeli Awal
Saat ini, bZ3X hanya dipasarkan di China, menemani model listrik Toyota lainnya seperti bZ4X dan bZ3 yang dikembangkan bersama BYD. Sebagai promo awal, Toyota menawarkan diskon 5.000 yuan (Rp10 jutaan) bagi pembeli pertama.
Sebagai perbandingan, satu-satunya mobil listrik Toyota yang tersedia di Amerika Serikat adalah bZ4X, dengan harga mulai $37.070 (Rp580 jutaan). Nama “bZ” sendiri merupakan singkatan dari “beyond Zero”, yang menegaskan komitmen Toyota dalam menghadirkan kendaraan tanpa emisi.

