Toyota terus mengembangkan teknologi elektrifikasi di segmen mobil sport melalui divisi Toyota Gazoo Racing. Setelah sukses dengan model hybrid di segmen sedan dan crossover, kini Toyota tengah mengembangkan mesin turbo 2.0-liter empat silinder baru yang kompatibel dengan sistem hybrid dan plug-in hybrid.
Dilansir Carscoops, prototipe GR Yaris M bermesin tengah, yang diperkenalkan di Tokyo awal tahun ini, menjadi test bed untuk mesin baru tersebut. Saat ini, versi non-elektrifikasi masih digunakan, namun Gazoo Racing mengonfirmasi bahwa sistem hybrid akan diterapkan di masa depan. Menurut Hiroyuki Yamada, insinyur Gazoo Racing, mesin ini akan digunakan baik untuk motorsport maupun kendaraan penumpang guna memenuhi standar emisi yang lebih ketat, terutama di Eropa.
Saat ini, GR Yaris dan GR Corolla menggunakan mesin turbo 1.6-liter tiga silinder, sementara GR86 memakai mesin 2.4-liter boxer dari Subaru. Mesin turbo 2.0-liter baru ini diproyeksikan akan hadir di model seperti Celica, MR2, dan GR Supra, dengan output mencapai 395 hp untuk versi standar dan hingga 592 hp dalam konfigurasi balap.
Tak hanya di mobil sport, Toyota juga menyiapkan mesin 1.5-liter dan 2.0-liter baru untuk model konvensional seperti Yaris, Corolla, dan RAV4. Kepala Toyota Gazoo Racing, Bart Eelen, menegaskan bahwa pengembangan mesin ini sejalan dengan filosofi Toyota dalam memanfaatkan motorsport sebagai laboratorium inovasi.
Dengan langkah ini, Toyota berupaya mempertahankan performa tinggi sambil tetap memenuhi regulasi emisi global. Detail lebih lanjut mengenai model hybrid GR diperkirakan akan diumumkan dalam waktu dekat.

