Mercedes recall sejumlah unit GLC 300 4MATIC generasi kedua di Amerika Serikat. Pemanggilan kembali SUV jenama Jerman tersebut disebabkan oleh kurang kencangnya pemasangan baut di area dashboard.
Dilansir Autoevolution, kurang kencang pemasangan komponen tersebut bisa menyebabkan airbag tidak berfungsi sebagaimana mestinya hingga komponen terlepas ketika terjadi kecelakaan yang meningkatkan risiko cedera. Selain itu, Mercedes-Benz USA kendornya koneksi 12-volt electric auxiliary heater.
Bahaya Komponen Mercedes yang Tidak Terpasang dengan Tepat
Kendornya koneksi 12-volt electric auxiliary heater bisa meningkatkan hambatan elektrik dan temperatur di area tersebut. Semua berawal dari Juni 2023 ketika muncul suara ganjil yang diketahui saat pemeriksaan kualitas GLC 300 4MATIC. Suara tersebut berasal dari baut modul airbag yang dikencangkan tidak sesuai standar.
Pemeriksaan lebih lanjut membuktikan beragam baut yang dikencangkan tidak sesuai standar pada area dashboard, sehingga Mercedes melakukan recall.
Mercedes sendiri belum menerima klaim terkait dengan masalah tersebut. Pabrikan Jerman tersebut pun tidak menjelaskan bagaimana mengetahui permasalahan pada bagian koneksi 12-volt electric auxiliary heater.
GLC 300 4MATIC dibanderol dengan harga Rp 790 jutaan, sedangkan GLC 300 versi penggerak belakang dijual seharga Rp 765 jutaan. 300 4MATIC dengan penggerak all wheel drive sanggup melaju dari 0 ke 97 km/jam dalam waktu 6,2 detik. Mesin mild hybrid turbo 4-silinder sanggup menghasilkan tenaga 255 hp dengan torsiu puncak 400 Nm.

