BYD mengumumkan harga tiga model mobil listrik yang ditawarkan di Tanah Air, yaitu Dolphin, Atto 3, dan Seal di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024.
Harga yang ditawarkan bisa terbilang cukup menggiurkan, terutama jika dibandingkan dengan mobil listrik lainnya yang ditawarkan di Indonesia.
Sebelumnya crushmedia.id membuat perbandingan antara mobil listrik BYD Seal dengan Hyundai IONIQ 6, sekarang crushmedia.id akan membandingkan model SUV BYD Atto 3 dengan Hyundai IONIQ 5. Berikut ulasannya.
BYD Atto 3 dibanderol dengan harga Rp 515 juta berstatus on the road Jakarta untuk varian Superior. Sedangkan Hyundai IONIQ 5 ditawarkan dalam 5 varian, yaitu Prime – Standard Range, Prime – Long Range, Signature – Standard Range, Signature – Long Range, dan edisi Batik. Range harga Hyundai IONIQ 5 dimulai dari Rp. 782 juta hingga Rp 990 juta, semuanya berstatus on the road Jakarta.
Jika melihat dari segi harga, varian IONIQ 5 yang paling berdekatan dengan Atto 3 adalah Prime – Standard Range yang dibanderol Rp 782 juta. Selisih harganya terbilang cukup signifikan, yaitu Rp 267 juta. Sedangkan jika dibandingkan dengan Prime – Long Range yang dijual Rp 823 juta, maka selisih harganya Rp 308 juta.
Mobil Listrik Atto 3 Superior
BYD Atto 3 Superior dilengkapi dengan Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga maksimal 150 kW. Tenaga dari motor elektrik disalurkan ke roda depan, klaim akselerasi 0-100 km per jam membutuhkan waktu 7,3 detik. Mobil listrik ini dilengkapi BYD Blate Battery berkapasitas 60,48 kWh. Berbicara soal jarak tempuh, klaim jarak terjauh berdasarkan pengujian NEDC mencapai 480 km.
BYD baru mengumumkan harga BYD Atto 3 varian Superior, namun jika melihat brosur yang diunggah laman BYDJakarta.com, terdapat informasi Atto 3 Advanced yang memiliki kapasitas baterai lebih kecil (49,92 kWh) dengan jarak tempuh lebih pendek, yaitu 410 km berdasarkan metode NEDC. Klaim performa akselerasi 0 – 100 km per jam membutuhkan waktu 7,9 detik.
Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 Prime – Standard Range
Hyundai IONIQ 5 Prime – Standard Range menggunakan Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga maksimal 125 kW. Tenaga dari motor elektrik disalurkan ke roda belakang. Hyundai Ioniq varian ini mengadopsi baterai Liquid Cooled Lithium-ion berkapasitas 58 kWh. Klaim jarak tempuh terjauh berdasarkan metode WLTP mencapai 384 km. Klaim akselerasi 0 – 100 km per jam membutuhkan waktu 8,5 detik.
Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 Prime – Long Range
Perbedaan IONIQ 5 Prime – Long Range dengan Standard Range bukan sekedar jarak tempuh saja. Prime Long Range mengadopsi Permanent Magnet Synchronous Motor yang menghasilkan tenaga maksimal 160 kW. Tenaga dari mesin disalurkan ke roda belakang. Varian ini mengadopsi baterai Liquid Cooled Lithium-ion berkapasitas lebih besar, yaitu 72,6 kWh. Klaim jarak tempuh terjauh menggunakan metode WLTP mencapai 481 km. Sedangkan klaim performa akselerasi 0-100 km per jam membutuhkan waktu 7,4 detik.
BYD Atto 3 Vs Hyundai IONIQ 5

BYD Atto 3 memang memiliki harga lebih murah dibandingkan dengan Hyundai IONIQ 5. Namun, dari sisi spesifikasi motor elektrik tidak bisa dianggap remeh. Daya yang dihasilkan motor elektrik BYD Atto 3 Superior (150 kW) lebih tinggi dibandingkan dengan Hyundai IONIQ 5 Prime – Standard Range (125 kW). Namun, daya yang dihasilkan oleh motor elektrik Hyundai IONIQ 5 Prime – Long Range sedikit lebih besar, yakni 160 kW.
Klaim akselerasi 0-100 km per jam BYD Atto 3 Superior pun cukup mengesankan, yaitu 7,3 detik. Berbeda tipis dengan IONIQ 5 Prime – Long Range yang memiliki klaim catatan waktu 7,4 detik. Sedangkan klaim Prime – Standard Range berada di angka 8,5 detik.
Berbicara soal kapasitas baterai, Hyundai IONIQ 5 Prime – Long Range memiliki kapasitas terbesar yaitu 72,6 kWh. Sedangkan baterai BYD Atto 3 Superior berkapasitas 60,48 kWh. Baterai Hyundai IONIQ 5 Prime – Standard Range lebih kecil dibanding Atto 3 Superior, yaitu 58 kWh.
Ketika membandingkan jarak tempuh masing-masing pabrikan tentu kondisi idealnya jika menggunakan metode pengujian yang sama. Namun, dari data yang disampaikan oleh masing-masing pabrikan setidaknya bisa memberikan gambaran.
Klaim jarak terjauh Atto 3 Superior berdasarkan pengujian NEDC mencapai 480 km. Sedangkan klaim jarak tempuh Hyundai IONIQ 5 mengadopsi metode WLTP, 384 km untuk Prime – Standard Range dan 481 km untuk Prime – Long Range.
Kesimpulan
Meskipun dari segi harga terpaut jauh, jika melirik spesifikasi motor elektrik, kapasitas baterai, akselerasi, dan jarak tempuh. Maka Atto 3 Superior bisa menjadi opsi yang sangat menggoda. Daya motor elektrik dan kapasitas baterai mendekati Hyundai IONIQ 5 Prime – Long Range. Sedangkan performa akselerasi Atto 3 Superior lebih unggul. Sedangkan klaim jarak tempuh lebih ideal jika diuji dengan metode yang sama.

