Pada era 1950-an, mobil mikro mendominasi dunia otomotif, terutama di Eropa. Meski tidak selalu memenuhi ekspektasi dalam hal keandalan dan fungsi, efisiensi bahan bakarnya menjadikan kendaraan ini tetap diminati selama hampir satu dekade.
Salah satu mobil mikro paling ambisius pada masa itu adalah Allard Clipper. Meskipun ambisinya besar, mobil ini malah tercatat sebagai salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah mobil mikro. Produksinya hanya mencapai 20 unit, termasuk prototipe, sebelum dihentikan pada 1955 akibat berbagai masalah teknis dan biaya.
Clipper dibuat pada 1954, ketika Sydney Allard sedang rehat dari dunia balap. Penemunya, David Gottlieb, sebelumnya telah merancang sepeda bermesin VeloSolex, yang dikenal di Inggris sebagai “alat transportasi termurah di dunia.” Gottlieb kemudian beralih ke mobil mikro dan mengembangkan desain yang menjadi dasar Clipper.
Gottlieb mendekati Allard dengan idenya, dan mereka mulai bekerja di bawah divisi baru bernama Allard Clipper Company. Keunggulan Clipper adalah bodi roadster dengan hardtop, tiga roda, sasis baja, bodi fiberglass, dan biaya produksi yang sangat rendah.
Spesifikasi Mobil Mikro Clipper
Dilansir Autoevolution, Clipper memiliki desain futuristik dengan bodi fiberglass yang ringan dan roda kecil berukuran 8 inci. Ditenagai mesin dua-tak Villiers berkapasitas 346 cc, mobil ini menawarkan kapasitas hingga lima penumpang dan efisiensi bahan bakar tinggi. Namun, masalah mesin yang mudah panas, getaran berlebihan, dan kelemahan pada sistem penggerak membuat Clipper sulit bersaing.
Meskipun gagal, Clipper membawa inovasi seperti penggunaan fiberglass dan pengurangan biaya produksi melalui pewarnaan langsung pada bahan bodi. Warisan inovasi ini bahkan memengaruhi mobil balap Allard Atom, yang menjadi mobil balap terkecil di dunia.

